Welly Limanjaya, Bonsai Hasilkan Tiga Sarjana

welly.jpgLelaki berperawakan kecil ini tak asing lagi di kalangan penggemar bonsai. Bapak tiga anak ini sudah terjun dalam dunia bonsai sejak awal 80-an, ketika bonsai masih relatif asing. Waktu itu masih suka berburu, tidak tahu bonsai yang bagus. Asal ada pohon pendek dibilang bonsai. Ketekunannya puluhan tahun, toh akhirnya membuatnya bernafas lega. Tiga orang anaknya, semua sarjana, dan dibiayai dari hasilnya menggeluti bonsai.

Tahun 1987, mengaku mulai mengerti bonsai. Itu akibat pergaulannya dengan kalangan pembonsai lain yang saat itu banyak interaksi di PPBI Cabang Surabaya yang baru terbentuk. Aktivitasnya masih berburu, menyediakan bakalan bagi kolektor bonsai.

Kalau toh dia juga menekuni training bonsai, tak terlintas menjadi trainer, sekadar dimintai tolong. Meski demikian, dia malah berkeinginan agar setiap pemain bonsai memiliki kemampuan mentraining sendiri. Minimal pruning, jangan tergantung pada trainer, supaya bonsai koleksinya tidak rusak.

Kalau ada yang mencari bonsai, maka Welly Limanjaya (61 tahun) adalah seorang pemandu yang baik. Beberapa kolektor bonsai dari luar negeri, selalu mencari Welly untuk memandunya. Modalnya hanya kejujuran, bonsai bagus dibilang bagus, supaya pembeli tak tertipu. Bahkan, pada calon pembeli, beberapa kali dia yakinkan bahwa bonsai yang akan dibelinya itu beberapa saat lagi sanggup mendapatkan bendera di pameran bonsai. Dan itu sudah pernah terbukti.

“Ada bonsai seharga Rp 25 juta yang saya janjikan mendapat bendera merah, kalau tidak uang kembali. Dan itu tebukti,” kisah Welly tanpa kesan jumawa. Rekor penjualan yang pernah diraihnya adalah Rp 75 juta untuk satu bonsai. Dia mengaku puas jika dapat memberikan keuntungan pada orang lain dan juga diri sendiri. Welly yakin, bahwa prospek bonsai masih bagus, meski belakangan harus bersaing dengan tanaman hias, terutama anthurium.

Kepada para pemburu bonsai, Welly yang telah menjadi mantan pemburu itu menyampaikan pesannya, agar jangan merusak alam. Pemburu harus punya etika, pohon-pohon mana saja yang boleh diambil. Kalau tumbuh di tebing, sebaiknya jangan didongkel. Masih banyak pemburu yang membabibuta. Cagar alam diterabas saja. Banjir bandang, adalah salah satu dampak dari perusakan hutan oleh pemburu itu.

Boleh dibilang, pada setiap aktivitas pameran terkait bonsai, nama Welly selalu tak pernah ketinggalan. Dan sekarang, ketika tanggungjawabnya sebagai kepala rumahtangga sudah mulai ringan, Welly mulai beralih ke anthurium, bergabung bersama Jani Atmadja, mengelola Pentil Florist di kawasan Kutisari Surabaya. Toh bonsai tak ditinggalkannya. “Bonsai itu ibarat anak saya, tak mungkin saya tinggalkan” katanya serius, meski dengan mimik yang jenaka.

Mengapa bonsai agak ditinggalkan? Menurutnya, di keluarganya tak ada yang suka tanaman. Dia tak ingin bonsainya merana kalau ditinggalkannya. Hanya beberapa bonsai saja yang dipelihara. Toh aktivitas Welly masih juga tak henti. Termasuk, dalam organisasi PPBI Cabang Sidoarjo. -h

8 Responses

  1. salut dan semoga sukses untuk para pencinta bonsai di sidoarjo… actifitas PBBI perlu dicontoh daerah2 lain ..

  2. bravo buat pa welly, tp knapa harus pindah ke anthurium?

  3. siiip deh.setuju banget dengan pesannya jangan merusak alam. hayo kalo pohon-phon banyak ditebang, pemanasan global nanti terjadi loh. dah mulai kerasa blom???di semarang ja rasanya kalo sian dah kaya kepanggang. btw, susah g se, bwat bonsai??tyus kasihan ma tanamannya ga kalo dikawat-kawat gt??thax

  4. pak welly dimana rumahnya kalo boleh tahu saya mau belajar banyak tentang bonsai

  5. Saya membutuhkan informasi dimana saya bisa membeli peralatan bonsai, terutama gunting2 utk bonsai yg seperti kakak tua. Makasih

  6. PPBI cabang Palembang dengan segala kerendahan hati mengundang PPBI cabang Sidoarjo untuk berpartisipasi dalam Pameran Nasional tingkat Madya dan Penataran Calon Juri tingkat Madya ” SRIWIJAYA BONSAI EXTRAVAGANZA EXPO 09″ pada tanggal 15 Januari s/d 25 Januari di PTC Mall Palembang.

    Salam Bonsai,

    Jeffrey Th Barlian

  7. sy dr dedi medan.sy punya bahan bonsai.suimi/anting putri.ukuran.lingkaran 30ke50cm.dan sikas antik2.cabang2.kristata.ada minat bs hbgi di.081397842116

  8. wah keren keren bonsainya … harga bonsai rata rata berapa yach.?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: